PENGERTIAN PKB
PKB adalah bentuk
pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang merupakan kendaraan utama dalam upaya
membawa perubahan yang diinginkan berkaitan dengan keberhasilan siswa. Dengan
demikian semua siswa diharapkan dapat mempunyai pengetahuan lebih, mempunyai
keterampilan lebih baik, dan menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang materi
ajar serta mampu memperlihatkan apa yang mereka ketahui dan mampu melakukannya.
PKB mencakup berbagai cara dan/atau pendekatan dimana
guru secara berkesinambungan belajar setelah memperoleh pendidikan dan/atau
pelatihan awal sebagai guru. PKB mendorong guru untuk memelihara dan
meningkatkan standar mereka secara keseluruhan mencakup bidang‐bidang
berkaitan dengan pekerjaannya sebagai profesi. Dengan demikian, guru dapat
memelihara, meningkatkan dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya serta
membangun kualitas pribadi yang dibutuhkan di dalam kehidupan profesionalnya.
Melalui kesadaran
untuk memenuhi standar kompetensi profesinya serta upaya untuk memperbaharui
dan meningkatkan kompetensi profesional selama periode bekerja sebagai guru,
PKB dilakukan dengan komitmen secara holistic terhadap struktur keterampilan
dan kompetensi pribadi atau bagian penting dari kompetensi profesional. Dalam
hal ini adalah suatu komitmen untuk menjadi profesional dengan memenuhi standar
kompetensi profesinya, selalu memperbaharuimya, dan secara berkelanjutan untuk
terus berkembang. PKB merupakan kunci untuk mengoptimalkan kesempatan
pengembangan karir baik saat ini maupun ke depan. Untuk itu, PKB harus
mendorong dan mendukung perubahan khususnya di dalam praktik‐praktik
dan pengembangan karir guru. Pada prinsipnya, PKB mencakup kegiatan
perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi yang didesain untuk meningkatkan
karakteristik, pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan sebagaimana digambarkan
pada diagram berikut ini (diadopsi dari Center for Continuous Professional
Development (CPD). University of Cincinnati Academic Health Center.
http://webcentral.uc.edu/‐cpd_online2). Dengan perencanaan dan refleksi pada
pengalaman belajar guru dan/atau praktisi pendidikan akan mempercepat pengembangan
pengetahuan dan keterampilan guru serta kemajuan karir guru dan/atau praktisi
pendidikan.
Gambar
2: Diagram Kegiatan PKB
PKB adalah bagian penting dari proses
pengembangan keprofesionalan guru. PKB tidak terjadi
secara ad‐hoc tetapi dilakukan melalui pendekatan yang diawali dengan
perencanaan untuk mencapai standar kompetensi profesi (khususnya bagi guru yang
belum mencapai standar kompetensi sesuai dengan hasil penilaian kinerja, atau
dengan kata lain berkinerja rendah), mempertahankan/menjaga dan mengembangkan
pengetahuan, keterampilan dan perolehan pengetahuan dan keterampilan baru. PKB
dalam rangka pengembangan pengetahuan dan keterampilan merupakan tanggung‐jawab
guru secara individu sesuai dengan masyarakat pembelajar, jadi sangat penting
bagi guru yang berada di ujung paling depan pendidikan. Oleh karena itu, agar
PKB dapat mendukung kebutuhan individu dan meningkatkan praktik‐praktik
keprofesianalan maka kegiatan PKB harus:
1. menjamin
kedalaman pengetahuan terkait dengan materi ajar yang diampu;
2. menyajikan
landasan yang kuat tentang metodologi pembelaran (pedagogik) untuk mata
pelajaran tertentu;
3. menyediakan
pengetahuan yang lebih umum tentang proses pembelajaran dan sekolah sebagai
institusi disamping pengetahuan terkait dengan materi ajar yang diampu dan
metodologi pembelaran (pedagogik) untuk mata pelajaran tertentu;
4. mengakar
dan merefleksikan penelitian terbaik yang ada dalam bidang pendidikan;
5. berkontribusi
terhadap pengukuran peningkatan keberhasilan peserta didik dalam belajarnya;
6. membuat
guru secara intelektual terhubung dengan ide-ide dan sumberdaya yang ada;
7. menyediakan
waktu yang cukup, dukungan dan sumberdaya bagi guru agar mampu menguasai isi
materi belajar dan pedagogi serta mengintegrasikan dalam praktik-praktik
pembelajaran sehari‐hari;
8. didesain
oleh perwakilan dari mereka‐mereka yang akan berpartisipasi dalam
kegiatan PKB bekerjasama dengan para ahli dalam bidangnya;
9. mencakup berbagai bentuk kegiatan
termasuk beberapa kegiatan yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya sesuai
dengan kondisi dan kebutuhan saat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar