Cari?

Kebutuhan Belajar Berdasarkan Minat Siswa (4)

Kebutuhan Belajar Berdasarkan Minat Siswa (4)

Tomlinson (2001) dalam bukunya yang berjudul How to Differentiate Instruction in Mixed Ability Classroom menyampaikan bahwa kita dapat mengkategorikan kebutuhan belajar siswa, paling tidak berdasarkan 3 aspek

Ketiga aspek tersebut adalah:

1.      Kesiapan belajar (readiness) siswa

2.    Minat

3.      Profil belajar siswa

Berikutnya kita bahas kebutuhan siswa berdasarkankan minat.

Kita tahu bahwa seperti juga kita orang dewasa, siswa juga memiliki minat sendiri.  Ada siswa yang minatnya sangat besar dalam bidang seni, matematika, sains, drama, memasak, dsb. Minat adalah salah satu motivator penting bagi siswa untuk dapat ‘terlibat aktif’ dalam proses pembelajaran. Tomlinson (2001) menjelaskan bahwa mempertimbangkan minat siswa dalam merancang pembelajaran memiliki tujuan diantaranya:

·        Membantu siswa menyadari bahwa ada kecocokan antara sekolah dan keinginan mereka sendiri untuk belajar.

·        Menunjukkan keterhubungan antara semua pembelajaran;

·        Menggunakan keterampilan atau ide yang familiar bagi siswa sebagai jembatan untuk mempelajari ide atau keterampilan yang kurang familiar atau baru bagi mereka, dan;

·        Meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.

Sepanjang tahun, siswa yang berbeda akan menunjukkan minat pada topik yang berbeda. Gagasan untuk membedakan melalui minat adalah untuk "menghubungkan" siswa pada pelajaran untuk menjaga minat mereka. Dengan menjaga minat siswa tetap tinggi, diharapkan dapat meningkatkan kinerja siswa.

Beberapa ide yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan mempertahankan minat diantaranya misalnya:

·        Meminta siswa untuk memilih apakah mereka ingin mendemonstrasikan pemahaman dengan menulis lagu, melakukan pertunjukan atau menari atau bentuk lain sesuai minat mereka.

·        Menggunakan teknik Jigsaw dan pembelajaran kooperatif.

·        Menggunakan strategi investigasi kelompok berdasarkan minat.

·        Membuat kegiatan “sehari di tempat kerja”. Siswa diminta mempelajari bagaimana sebuah keterampilan tertentu diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Mereka boleh memilih profesi yang sesuai minat mereka.

·        Membuat model.


Lihat Contoh pemetaan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Joyful Learning

Joyful Learning: Menciptakan Pembelajaran yang Menyenangkan di Kelas Pendahuluan Joyful Learning adalah pendekatan pembelajaran yang me...