Cari?

Membuat pemetaan berdasarkan pendekatan (minat, kesiapan, dan profil belajar)(6)

Ada langkah yang harus ditempuh sebelum kita melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi yaitu membuat pemetaan berdasarkan pendekatan (minat, kesiapan, dan profil belajar). Hal ini dilakukan agar kita dapar memfasilitasi dengan baik atas kebutuhan belajar siswa. Berikut ini adalah contoh pemetaannya. Dipersilakan kepada Bapak ibu untuk mengembangkan sesuai dengan karakteristik siswa Bapak Ibu.

Contoh Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Minat

Tujuan Pembelajaran: siswa dapat membuat tulisan berbentuk prosedur.

Tabel 1. Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Minat

Minat

Olah raga

Kesenian

sain

Nama siswa

Rudi Ali Iwan Najib Rina

Susi Rini Lolly Wawan Robert

Aep Anisa Lutfi Seli Yanti

produk

Membuat tulisan prosedur tentang bagaimana cara menggiring bola dalam permainan sepak bola

Membuat tulisan prosedur tentang bagaimana cara membuat rumah-rumahan dari stik es krim

Membuat tulisan prosedur tentang bagaimana cara membuat rangkaian listrik paralel dan seri.

Dalam contoh di atas, guru mendiferensiasi pembelajaran dengan mempertimbangkan perbedaan minat siswa.

 

Contoh Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Kesiapan Belajar
(Readiness)
Tujuan Pembelajaran:
siswa dapat Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling bangun datar Tabel 2. Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Kesiapan Belajar

 

Kesiapan belajar (Readiness

)

Siswa telah memahami konsep keliling; dapat melakukan operasi hitung perkalian dasar.

Siswa telah memahami konsep keliling namun belum lancar dalam melakukan operasi hitung perkalian dasar.

Siswa belum memahami konsep keliling.

Nama siswa

Susi

Rini

Iwan

Najib

Rina

Rudi Ali Yanti Lolly Robert

Aep Anisa Lutfi Seli Wawan

Proses

Siswa diminta mengerjakan soal- soal tantangan yang mengaplikasikan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari. Siswa  akan diminta untuk bekerja secara mandiri dan saling memeriksa pekerjaan masing- masing.

Siswa menggunakan bantuan benda- benda konkret untuk menghitung keliling bangun datar (misalnya menggunakan stik es krim). Jika mengalami kesulitan, siswa diminta menerapkan

strategi “3 before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung pada guru). Guru akan sesekali datang ke kelompok ini untuk memastikan tidak ada miskonsepsi.

Siswa akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang konsep keliling.

Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini.

 

Contoh Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil Belajar siswa Tujuan Pembelajaran: siswa dapat mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang habitat makhluk hidup.

Tabel 3. Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil Belajar Siswa

Profil Belajar siswa

Visual

Auditori

Kinestetik

Nama siswa

Rudi Ali Iwan Najib Rina

Susi Rini Lolly Wawan Robert

Aep Anisa Lutfi Seli Yanti

Produk

Siswa diperbolehkan memilih cara mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang habitat makhluk hidup. Boleh dalam bentuk gambar, rekaman wawancara maupun performance.

Proses

Saat menjelaskan guru menggunakan banyak gambar atau alat bantu visual.

Guru juga menyediakan kesempatan bagi siswa untuk mengakses sumber belajar yang dapat didengarkan siswa secara lisan.

Guru membuat beberapa sudut belajar atau display yang ditempel di tempat-tempat berbeda untuk memberikan

kesempatan siswa bergerak saat mengakses informasi.

Dalam contoh di atas, guru mendiferensiasi pembelajaran dengan mempertimbangkan perbedaan gaya belajar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Joyful Learning

Joyful Learning: Menciptakan Pembelajaran yang Menyenangkan di Kelas Pendahuluan Joyful Learning adalah pendekatan pembelajaran yang me...