Ada langkah yang harus ditempuh sebelum kita melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi yaitu membuat pemetaan berdasarkan pendekatan (minat, kesiapan, dan profil belajar). Hal ini dilakukan agar kita dapar memfasilitasi dengan baik atas kebutuhan belajar siswa. Berikut ini adalah contoh pemetaannya. Dipersilakan kepada Bapak ibu untuk mengembangkan sesuai dengan karakteristik siswa Bapak Ibu.
Contoh Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Minat
Tujuan Pembelajaran: siswa dapat membuat tulisan berbentuk prosedur.
Tabel 1.
Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Minat
|
Minat |
Olah raga |
Kesenian |
sain |
|
Nama
siswa |
Rudi Ali Iwan
Najib Rina |
Susi Rini Lolly Wawan Robert |
Aep Anisa Lutfi
Seli Yanti |
|
produk |
Membuat tulisan
prosedur tentang bagaimana cara menggiring bola dalam
permainan sepak bola |
Membuat tulisan
prosedur tentang bagaimana cara membuat rumah-rumahan dari stik es krim |
Membuat tulisan
prosedur tentang bagaimana
cara membuat rangkaian listrik paralel dan
seri. |
|
Dalam contoh
di atas, guru
mendiferensiasi pembelajaran dengan
mempertimbangkan perbedaan minat siswa. |
|||
|
|
|||
Contoh
Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Kesiapan Belajar
(Readiness)
Tujuan Pembelajaran: siswa dapat Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan keliling bangun datar Tabel 2. Pemetaan Kebutuhan Belajar
Berdasarkan Kesiapan Belajar
|
Kesiapan
belajar (Readiness ) |
Siswa telah memahami konsep keliling; dapat melakukan operasi
hitung perkalian dasar. |
Siswa
telah memahami konsep keliling namun belum lancar
dalam melakukan operasi hitung perkalian dasar. |
Siswa
belum memahami konsep
keliling. |
|
Nama siswa |
Susi Rini Iwan Najib Rina |
Rudi Ali Yanti
Lolly Robert |
Aep Anisa Lutfi
Seli Wawan |
|
Proses |
Siswa diminta mengerjakan
soal- soal tantangan yang mengaplikasikan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa akan diminta untuk bekerja secara
mandiri dan saling memeriksa pekerjaan masing- masing. |
Siswa menggunakan bantuan benda- benda konkret untuk menghitung keliling bangun datar
(misalnya menggunakan stik
es krim). Jika mengalami kesulitan, siswa diminta menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung
pada guru). Guru akan sesekali datang ke kelompok
ini untuk memastikan tidak ada
miskonsepsi. |
Siswa akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang konsep
keliling. Guru akan memberikan scaffolding dalam
proses ini. |
Contoh
Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil
Belajar siswa Tujuan Pembelajaran: siswa dapat mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang habitat makhluk hidup.
Tabel 3. Pemetaan Kebutuhan
Belajar Berdasarkan Profil
Belajar Siswa
|
Profil Belajar
siswa |
Visual |
Auditori |
Kinestetik |
|
Nama siswa |
Rudi Ali Iwan
Najib Rina |
Susi Rini Lolly
Wawan Robert |
Aep Anisa Lutfi
Seli Yanti |
|
Produk |
Siswa
diperbolehkan memilih cara mendemonstrasikan
pemahaman mereka tentang habitat makhluk hidup. Boleh dalam bentuk gambar, rekaman wawancara maupun
performance. |
||
|
Proses |
Saat menjelaskan guru menggunakan banyak gambar atau alat bantu visual. |
Guru juga menyediakan kesempatan bagi siswa untuk mengakses sumber belajar yang
dapat didengarkan siswa secara lisan. |
Guru membuat beberapa sudut
belajar atau display yang ditempel di tempat-tempat berbeda
untuk memberikan kesempatan siswa
bergerak saat mengakses informasi. |
|
Dalam contoh di atas, guru
mendiferensiasi pembelajaran dengan
mempertimbangkan perbedaan gaya belajar. |
|||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar