Dalam penyelenggaraannya, kurikulum operasional di satuan pendidikan perlu menjadi dokumen yang dinamis, yang diperbarui secara berkesinambungan, menjadi referensi dalam keseharian, direfleksikan, dan terus dikembangkan. Penyusunan dokumen kurikulum operasional di satuan pendidikan hendaknya dimulai dengan memahami secara utuh Struktur Kurikulum Merdeka.
A. Bagi satuan pendidikan yang belum pernah menyusun kurikulum operasional di satuan pendidikan, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Apakah satuan pendidikan sudah memiliki inspirasi kurikulum operasional
di satuan pendidikan?
2. Apakah satuan pendidikan telah memiliki visi dan misi?
3. Siapa yang akan memfasilitasi dan terlibat di dalam penyusunan ini?
4. Apakah akan dilakukan pembahasan kurikulum operasional oleh pemangku
kepentingan internal? (kepala satuan pendidikan dan pendidik)
5. Apakah akan dilakukan pembahasan kurikulum operasional di satuan
pendidikan oleh pemangku kepentingan eksternal? (meliputi: orang tua, komite
satuan pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya yaitu, organisasi, berbagai
sentra, serta mitra dunia kerja untuk SMK)?
Proses penyusunan kurikulum operasional bersifat:
1. TETAP (mengacu
kepada kerangka dasar kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah
pusat), dan
2. FLEKSIBEL/DINAMIS (mengembangkan kurikulum operasional berdasarkan kerangka dan struktur kurikulum, sesuai karakteristik dan kebutuhan satuan pendidikan)
Langkah-langkah Penyusunan Kurikulum Operasional
(Bagi yang belum pernah menyusun kurikulum operasional di satuan pendidikan)
B. Bagi satuan pendidikan yang sudah pernah menyusun kurikulum operasional di satuan pendidikan, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
Proses Peninjauan dan Revisi
- Siapa yang akan memfasilitasi peninjauan dan revisi ini? Siapa yang akan dilibatkan dalam peninjauan dan revisi?
- Apakah satuan pendidikan memiliki dokumen kurikulum operasional sekolah yang sebagian atau seluruh isinya merepresentasikan satuan pendidikan?
- Apakah ada diskusi/kerja kolaborasi untuk menyusun kurikulum operasional sekolah yang setidaknya melibatkan para pimpinan atau perwakilan guru?
- Apakah ada informasi atau pembahasan yang disampaikan pada orangtua mengenai kurikulum dan/ atau program-program?
- Khusus untuk SMK, apakah substansi kurikulum yang ada masih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar